Panduan Keamanan Masyarakat Di Basis Konflik Pengelolaan Sumber Daya Alam
Penguasaan Negara terhadap sumber daya alam dalam perkembangannya dewasa ini justru lebih banyak dialihkan untuk kepentingan korporasi daripada rakyat. Hal tersebut menyebabkan eskalasi konflik pengelolaan sumber daya alam semakin tak terhindarkan. Situasi demikian pastilah berdampak pada hilangnya rasa aman, timbulnya rasa takut, kerusakan lingkungan dan pranata sosial, kerugian harta benda, korban jiwa, hingga melahirkan trauma psikologis (dendam, benci, antipati,) yang nyatanya menghambat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Ditengah persoalan konflik pengelolaan sumber daya yang terus menjamur, situasi demokrasi Indonesia justru sedang mengalami kemunduran yang signifikan. Sejumlah fenomena bermunculan. Mulai dari terbitnya kebijakan yang membatasi dan mengekang hak asasi warga negara hingga penggunaan kekerasan oleh aparatur negara. Kelompok masyarakat yang memperjuangkan ruang hidupnya kerap mengalami ancaman seperti intimidasi maupun kriminalisasi di tengah penyerobotan ruang hidup yang dilakukan Negara secara sewenang-wenang.
Situasi tersebut menyebabkan kelompok masyarakat di basis konflik sumber daya alam hidup dibawah bayang bayang ketakutan. Beberapa ancaman seringkali berubah menjadi tindakan penyerangan secara nyata. Pihak penyerang yang berkepentingan menguasai sektor sumber daya alam bahkan memiliki kemauan, sarana, dan kekebalan hukum untuk mewujudkan ancaman menjadi tindakan.
KontraS Sumatera Utara dengan dukungan Yayasan Tifa mencoba berkontribusi meminimalisir hal tersebut dengan menyusun buku panduan keamanan untuk masyarakat di basis konflik pengelolaan sumber daya alam. Buku ini harapannya dapat menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk membangun pondasi keamanan dan perlindungan yang holistik. Muatan buku ini bisa dijadikan acuan bagi kelompok/komunitas dalam membangun rancangan keamanan kelompok/komunitasnya masing-masing. Sekalipun begitu, kami menyadari pembelajaran keamanan paling efektif justru berasal dari pengalaman masyarakat itu sendiri.
Baca selengkapnya, download file berikut.