Jurnalis memiliki peran penting dalam upaya penegakan HAM terutama mewujudkan terciptanya kebebasan berekspresi. Tanpa kebebasan berekspresi perjuangan HAM di bidang-bidang lain dapat ikut terhambat. Jurnalis bekerja di garda depan dalam upaya pembentukan danpeningkatan pemahaman tentang HAM terhadap publik. Selian itu, pematauan kasus-kasus HAM akan berjalan jika jurnalis peka terhadap isu HAM itu sendiri.

Belum lagi, dalam banyak kasus HAM juga kerap menjadikan para Jurnalis sebagai korban. Sudah banyak yang menjadi korban khususnya di Sumatera Utara.Kriminalisasi jurnalis merupakan bukti bagaimana institusi dan aparat negara selalu berupaya untuk mencegah proses penegakan demokrasi di negara ini. Inilah hal yang menjadi penting terbangunnya jaringan jurnalis peduli HAM di daerah.

KontraS Sumatera Utara mengadakan diskusi terbatas mendorong jaringan Jurnalis Peduli HAM di Sibolga, Tapanuli Tengah pada 26 Januari 2021. Acara ini bekerja sama dengan Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantap). Koordinator KontraS Sumut, Amin Multazam Lubis berharap dengan terbangunnya jaringan jurnalis di Sibolga ini dapat menjadi mitra KontraS dalam melakukan pemantauan kasus pelanggaran HAM di Sibolga dan advokasi kasus.